Bocoran !!! Kunci Jawaban Buku Paket Halaman 279 280 281 282 283 Kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.1 Matematika Semester 2 Kurikulum 2013

KUNCI JAWABAN BUKU PAKET - pada kunci jawaban Halaman 279 280 281 282 283 buku Kelas Vlll Semester 2 Kurikulum 2013, soal pada kunci jawaban ini bersumber dari buku Matematika Siswa edisi revisi 2017. Kunci Jawaban Buku Paket Kelas 8 Kunci Jawaban Buku Paket halaman 279 Kunci Jawaban Buku Paket halaman 280 Kunci Jawaban Buku Paket halaman 281 Kunci Jawaban Buku Paket halaman 282 Kunci Jawaban Buku Paket halaman 283 Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 kurikulum 2013 Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 semester 2 Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 semester 2 kurikulum 2013 Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 terbaru Kunci Jawaban Buku Paket Buku Siswa Kelas 8 Kunci Jawaban Buku Paket buku siswa Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 buku matematika Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.1
KUNCI JAWABAN BUKU PAKET - pada kunci jawaban Halaman 279 280 281 282 283 buku Kelas Vlll Semester 2 Kurikulum 2013, soal pada kunci jawaban ini bersumber dari buku Matematika Siswa edisi revisi 2017.


    Daftar Isi :
  1. Kunci Jawaban Halaman 279
  2. Kunci Jawaban Halaman 280
  3. Kunci Jawaban Halaman 281
  4. Kunci Jawaban Halaman 282
  5. Kunci Jawaban Halaman 283

Kunci Jawaban Buku Paket Ayo Kita Berlatih 10.1 Halaman 279 280 281 282 283 Kelas 8 Matematika Semester 2 Kurikulum 2013


Kunci Jawaban MATEMATIKA kelas 8 semester 2 Halaman 279 280 281 282 283  ini terdiri dari satu halaman dengan pembahasan soal lengkap yang terdapat pada buku siswa . artikel ini dibuat untuk mempermudah siswa dalam mengerjakan soal soal yang terdapat didalam buku siswa, diharapkan dengan adanya kunci jawaban ini dapat meningkatkan kekampuan dan minat belajar siswa.

dalam pembahasan MATEMATIKA kelas Vlll semester 2 ini terdapat berbagai macam soal yang harus dikerjakan siswa dirumah maupun disekolah. nah, untuk siswa yang belum menemukan kunci jawaban tersebut bisa langsung mengujungi jawaban buku paket.blogspot.com untuk mendapatkan kunci jawaban alternatif pada Halaman 279 280 281 282 283 ini.


Kunci Jawaban Halaman 279


Lampu lalu lintas1. Suatu ketika Rohim merencanakan untuk menemui dua teman lamanya Wachid dan Dani. Rohim bingung untuk memutuskan teman manakah yang akan ditemui lebih dahulu. Dia memutuskan “Jika saya mendapati lampu merah pada rambu lalu lintas di depan, saya akan menemui Wachid lebih dahulu. Jika selain itu, saya akan menemui Dani lebih dahulu”. Lampu merah menyala selama 30 detik, lampu hijau menyala selama 27 detik, dan lampu kuning menyala selama 3 detik. Ketiga warna lampu tersebut berganti warna secara bergantian. Berikan komentar kalian, apakah cara yang digunakan Rohim tersebut fair atau tidak.

Jawaban : 

Fair, karena lampu merah menyala salama 30 detik, lampu hijau+kuning selama 30 detik juga.

2. Jelaskan di antara benda-benda berikut yang bisa digunakan untuk memutuskan suatu hal yang melibatkan dua orang secara fair. Jika bisa jelaskan penyebabnya. Jika tidak bisa bagaimana caranya agar fair?

a. Koin (sisi angka dan gambar).

b. Kantong berisi 3 kelereng berbeda warna.

c. Dadu (6 sisi).

d. Kantong berisi 8 kelereng berwarna berbeda.

e. Spinner dengan 12 bagian (juring dengan ukuran sama, tetapi warna berbeda).

Jawaban : 

Untuk menjawab cerita soal tentang peluang ini, kita harus teliti dalam memahami soal. Yang mana yang dapat digunakan sebagai alat yang fair untuk 2 orang pemain, yang berarti memiliki peluang 1/2 untuk setiap pemain penggunaan alat.

a. Koin. Koin memiliki 2 sisi yang tidak sama, dapat digunakan secara fair karena peluangnya adalah P = n : s = 1/2.

b. Kantong berisi 3 kelereng. P = n : s = 1/3. Tidak bisa.

c. Dadu 6 sisi. Fair jika dan hanya jika setiap pemain memilih 3 angka dalam 6 mata dadu tersebut. Maka n = 3. P = n : s = 3/6 = 1/2. Pemain pertama dapat memilih bilangan ganjil dan pemain kedua dapat memilih bilangan genap atau aturan lainnya.

d. Kantong berisi 8 kelereng. Bisa jika dan hanya jika setiap pemain memilih 4 kelereng dari 8. Maka P = n : s = 4/8 = 1/2.

e. Spinner dengan 12 bagian. Bisa jika dan hanya jika setiap pemain memilih 6 dari 12 pilihan. Maka P = n : s = 6/12 = 1/2.


Kunci Jawaban Halaman 280


3. Eva melakukan percobaan penggelindingan dadu, kemudian mencatatnya sebagai berikut.

Percobaan penggelindingan dadu

Percobaan penggelindingan dadu

a. Berapa kali Eva melakukan percobaan penggelindingan dadu?

b. Eva mengatakan “jika saya menggelindingkan dadu sekali lagi, maka peluang munculnya mata dadu 3 lebih besar dari pada mata dadu 4”. Setujukah kalian dengan perkataan Eva tersebut? Jelaskan.

c. Dengan menggunakan dadu yang sama dengan Eva, Evi melakukan percobaan menggelindingkan dadu sebanyak 6 kali. Bagaimanakah kemungkinan di antara 6 percobaan tersebut hasilnya mata dadu 3?

d. Andaikan Evi melakukan percobaan sebanyak 18 kali, berapakah perkiraan kalian hasilnya adalah mata dadu 3?

Jawaban : 

Diketahui :
hasil percobaan penggelindingan dadu : mata dadu 1 muncul 2 kali, mata dadu 2 muncul 4 kali, mata dadu 3 muncul 6 kali, mata dadu 4 muncul 7 kali, mata dadu 5 muncul 5 kali, mata dadu 6 muncul 3 kali.

Ditanya
a. total penggelindingan dadu
b. apakah peluang munculnya mata  dadu 3 lebih besar dari mata dadu 4
c. peluang munculnya mata dadu 3, jika evi melakukan percobaan sebanyak 6 kali
d. peluang munculnya mata dadu 3, jika evi melakukan percobaan sebanyak 18 kali

Pembahasan:
a. total penggelindingan dadu
untuk menemukan total penggelindingan dadu maka cukup dijumlah total munculnya masing masing mata dadu

total penggelindingan dadu = 2 + 4 + 6 + 7 + 5 +  3
total penggelindingan dadu = 27

Jadi, percobaan penggelindingan dadu yang dilakukan eva adalah 27 kali

b. apakah peluang munculnya mata dadu 3 lebih besar dari mata dadu 4
pertama tama kita mencari peluang munculnya mata dadu 3

peluang muncul mata dadu 3 = (total muncul mata dadu 3) / ( total penggelindingan dadu
peluang muncul mata dadu 3 = 6/27

lalu kita cari peluang munculnya mata dadu 4

peluang muncul mata dadu 4 = (total muncul mata dadu 4) / ( total penggelindingan dadu
peluang muncul mata dadu 4 = 7/27

Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa peluang muncul mata dadu 4 lebih besar yakni 7/27 dibandingkan peluan munculnya mata dadu 3 yakni 6/27

c. jumlah munculnya mata dadu 3, jika evi melakukan percobaan sebanyak
6 kali
untuk mengetahui jumlah munculnya mata dadu 3 dengan peluang yang sama maka dapat dicari dengan cara berikut

jumlah muncul mata dadu 3 = peluang muncul mata dadu 3 x jumlah percobaan
jumlah muncul mata dadu 3 = 6/27 x 6
jumlah muncul mata dadu 3 = 4/3

Jadi, kemungkinan munculnya mata dadu 3 dalam 6 kali percobaan adalah 1 kali

d. peluang munculnya mata dadu 3, jika evi melakukan percobaan sebanyak 18 kali
untuk mengetahui jumlah munculnya mata dadu 3 dengan peluang yang sama maka dapat dicari dengan cara berikut

jumlah muncul mata dadu 3 = peluang muncul mata dadu 3 x jumlah percobaan
jumlah muncul mata dadu 3 = 6/27 x 18
jumlah muncul mata dadu 3 = 4

Jadi, kemungkinan munculnya mata dadu 3 dalam 18 kali percobaan adalah 4 kali

4. Suatu ketika guru matematika mengadakan seleksi siswa untuk mewakili sekolah Cendekia. Siswa yang bisa dikirimkan hanya siswa kelas VII. Beliau memutuskan untuk memilih 3 orang dari tiap-tiap kelas VII paralel yang ada di sekolah. Berikut disajikan data jumlah siswa dalam kelas VII.

Kuota Peserta Olimpiade

a. Berikan komentar kalian, apakah cara yang dilakukan guru matematika tersebut fair?

b. Andaikan kalian sangat ingin lulus seleksi. Dan kalian bisa memilih ikut seleksi di kelas mana saja. Manakah kelas yang kalian pilih? Mengapa kelas itu yang kalian pilih?

Jawaban : 

DIketahui:
Kelas VII A memiliki murid 30 orang
Kelas VII B memiliki murid 35 orang
Kelas VII C memiliki murid 36 orang
Kelas VII D memiliki murid 29 orang
Kelas VII E memiliki murid 20 orang
Dari masing masing kelas akan dipilih 3 orang untuk mengikuti seleksi dan mewakili sekolah sebagai cendekia sekolah

DItanya:
a. apakah pemilihan yang dilakukan oleh guru matematika tersebut termasuk fair/adil?
b. jika sangat ingin lulus seleksi, dan bisa memilih kelas mana saja, kelas manakah yang akan dipilih? mengapa kelas tersebut dipilih?

Pembahasan:
a. apakah pemilihan yang dilakukan oleh guru matematika tersebut termasuk fair/adil?

Untuk mengetahui apakah pemilihan yang dilakukan  oleh guru matematika tersebut adil atau tidak, kita perlu mencari peluang yang ada di masing masing kelas untuk dapat terpilih mengikuti seleksi dengan cara sebagai berikut:

Peluang kelas VII A = ( jumlah siswa terpilih ) / ( jumlah murid kelas VII A )
Peluang kelas VII A = 3/30

Peluang kelas VII B = ( jumlah siswa terpilih ) / ( jumlah murid kelas VII B )
Peluang kelas VII B = 3/35

Peluang kelas VII C = ( jumlah siswa terpilih ) / ( jumlah murid kelas VII C )
Peluang kelas VII C = 3/36

Peluang kelas VII D = ( jumlah siswa terpilih ) / ( jumlah murid kelas VII D )
Peluang kelas VII D = 3/29

Peluang kelas VII E = ( jumlah siswa terpilih ) / ( jumlah murid kelas VII E )
Peluang kelas VII E = 3/20

sehingga peluang untuk masing masing kelas adalah  3/30untuk kelas VII A, 3/35 untuk kelas VII B, 3/36 untuk kelas VII C, 3/29 untuk kelas VII D, dan 3/20 untuk kelas VII E.

Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa peluang yang dimiliki anak dari masing - masing kelas VII untuk dapat terpilih mengikuti seleksi cendekia sekolah berbeda - beda, sehingga dapat disimpulkan bahwa cara pemilihan tersebut tidak fair / tidak adil.

b. jika sangat ingin lulus seleksi, dan bisa memilih kelas mana saja, kelas manakah yang akan dipilih? mengapa kelas tersebut dipilih?

Sebelum kita dapat memilih kelas mana untuk memiliki kesempatan terbesar agak bisa lulus seleksi cendekia sekolah, maka pertama-tama kita harus urutkan peluang yang dimiliki oleh tiap murid kelas VII paada masing - masing kelas mulai dari yang terkecil ke yang terbesar. 

Apabila kamu ingat tentang sifat pecahan maka kamu akan tahu bahwa apabila suatu pecahan memiliki penyebut dengan angka yang sama maka pecahan dengan pembilang yang memiliki angka yang lebih besar akan memiliki nilai yang lebih besar, namun apabila pembilang suatu pecahan memiliki besar angka yang sama, maka penyebut dengan angka yang lebih kecil memiliki nilai pecahan yang lebih besar. Apakah sudah mengerti?

Nah, pada soal ini semua peluang memiliki pembilang dengan besar angka yang sama, sehingga pecahan dengan angka penyebut yang lebih besar justru akan memiliki nilai peluang yang lebih kecil, sedangkan pecahan dengan angka penyebut yang lebih kecil akan memiliki peluang yang lebih besar.

Sekarang, mari kita urutkan terlebih dahulu peluang murid di setiap kelas untuk terpilih seleksi menjadi cendekia sekolah

Peluang kelas VII A = 3/30
Peluang kelas VII B = 3/35
Peluang kelas VII C = 3/36
Peluang kelas VII D = 3/29
Peluang kelas VII E = 3/20

lalu kita urutkan nilai pecahan dari yang terkecil ke yang terbesar:

3/30 , 3/35 , 3/36 , 3/29 ,  3/20

sehingga, kelas yang memilki peluang terbesar adalah kelas dengan peluang 3/20 yakni kelas VII E

Jadi, apabila daat memilih kelas maka akan memilih kelas VII E karena memiliki peluang terbesar untuk terpilih mengikuti seleksi.


Kunci Jawaban Halaman 281


5. Dalam suatu percobaan penggelindingan dadu (mata dadu 1, 2, 3, 4, 5, dan 6) sebanyak 1 kali, tentukan: a. kejadian muncul mata dadu antara 1 sampai 6, b. kejadian muncul mata dadu 7, dan c. kejadian muncul mata dadu 5.

Jawaban : 

Dalam menyelesaikan soal peluang ini, yang paling penting adalah bagaimana kita dapat mengerti pernyataan-pernyataan yang diberikan soal.

Dalam sekali penggelindingan dadu, masing-masing mata akan memiliki peluang sebesar = 1/jumlah total mata = 1/6. Sehingga:

a. Kejadian muncul mata 1, 2, 3, 4, 5, 6 adalah 1/6 x 6 = 1. Dimana berarti dalam 1 kali penggelindigan peluang muncul mata 1, 2, 3, 4, 5, 6 adalah 1, dengan kata lain salah satu dari mata tersebut pasti akan muncul dalam setiap percobaan penggelindingan dadu.

b. Kejadian muncul mata dadu 7. Karena tidak ada mata dadu 7 dalam sebuah dadu yang dinyatakan dalam soal, maka peluangnya adalah 0/jumlah mata dadu = 0.

c. kejadian muncul mata dadu 5 adalah 1/n = 1/6.



6. Perhatikan beberapa kejadian berikut. Tentukan kejadian mana yang menurut kalian tidak mungkin terjadi (mustahil), mungkin terjadi, dan pasti terjadi. Dengan menerapkan prosedur saintifik (mengamati, menanya, menggali informasi, menalar, berbagi) silakan lengkapi tabel berikut

kejadian mana yang menurut kalian tidak mungkin terjadi

Jika tiga kondisi tersebut (mustahil, mungkin, pasti) direpresentasikan dalam persentase, tentukan bilangan persentase yang sesuai dengan tiap-tiap kondisi tersebut. Jelaskan.

Jawaban : 

1. Suatu ketika di tahun ini kalian akan diberi ujian matematika.  Pasti
2. Sebuah segitiga mempunyai dua sudut tumpul.  Mustahil
3. Tiga hari lagi akan hujan. Mungkin
4. Sebuah kubus mempunyai 6 sisi. Pasti
5. Suatu hari manusia akan meninggal dunia. Pasti
6. Jumlah dua bilangan ganjil merupakan bilangan ganjil. Pasti
7. Bila sebuah dadu diempar akan muncul mata dadu 8. Mustahil
8. Orang yang digigit nyamuk akan terserang demam berdarah. Mungkin
9. Semua bilangan prima pasti ganjil. Mustahil
10. Jika satu uang logam dilempar akan muncul kejadian Gambar atau Angka. Pasti
11. Besok matahari akan terbit. Pasti
12. Jumlah hari dalam satu tahun adalah 366. Pasti
13. Ada suatu bilangan ganjil habis dibagi dua.Mustahil


Kunci Jawaban Halaman 282


7. Pada beberapa situasi berikut, tentukan situasi yang fair (atau tidak fair). Jelaskan.

a. Suatu kantong berisi 10 kelereng merah dan 10 kelereng putih. Azin disuruh mengambil satu kelereng dari dalam kantong. Jika Azin mendapatkan kelereng merah, dia bisa mendapatkan hadiah sepeda baru dari ibunya. Jika Azin mendapat kelereng merah ia tidak mendapat hadiah.

b. Suatu dadu memiliki 6 sisi (1, 2, 3, 4, 5, dan 6). Dadu tersebut digunakan mengundi siapa yang berhak memilih gawang dalam permainan sepak bola. Jika yang muncul adalah mata dadu 1 atau 6, maka tim A berhak memilih gawang lebih dulu. Jika selain itu, tim B yang berhak memilih gawang.

Jawaban : 

1) a. FAIR karena peluangnya adalah 50 : 50

   b. TIDAK FAIR karena jumlah peluang Tim A lebih kecil dari Tim B yaitu 2/6 atau 1/3 banding 4/6 atau 2/3. Perbandingannya tidak seimbang sehingga tidak fair.

8. Suatu spinner dibuat seperti pada gambar di samping. Apakah spinner tersebut bisa digunakan untuk mengambil keputusan dengan fair yang melibatkan masalah antara dua orang? Jelaskan.
Spinner

Jawaban : Bisa, karena setiap angka memiliki peluang yang sama untuk muncul.

9. Suatu tutup botol seperti pada gambar di samping digunakan untuk mengundi regu yang berhak memilih bola terlebih dahulu dalam suatu permainan sepak bola. Apakah tutup botol fair untuk membuat suatu keputusan? Jelaskan.

Tutup botol

Jawaban : Tidak fair, karena permukaan tutup botol antara yang satu dengan yang lain berbeda.sehingga hal tersebut mempengaruhi kecondongan pada satu sisi tutup botol.

10. Pada percobaan pelemparan satu koin uang logam (sisi angka dan gambar) sebanyak 100 kali, muncul sisi angka sebanyak 45 kali.
Tentukan:
a. peluang empirik muncul sisi angka,
b. peluang empirik muncul sisi gambar.

Jawaban : 

Diketahui :
N = 100
n(A) = 45

A. Peluang Empirik sisi Angka
= n(A)/N
= 45/100
= 9/20

B. Peluang Empirik sisi gambar
= n(g)/N
= (100-45)/100
= 55/100

= 11/20

11. Pada percobaan penggelindingan dadu sebanyak 180 kali, mata dadu “2” muncul sebanyak 30 kali. Berapakah peluang empiriknya?

Jawaban : 

peluang empirik adalah perbandingan antara frekuensi kejadian n(A) terhadap percobaan yang dilakukan n(S)

Dari soal diketahui n(A) = 30
n(S) = 180

P(A)=n(A)/n(S) 
= 30/180 
= 3/18 
= 1/6


Kunci Jawaban Halaman 283


12. Pada percobaan pengambilan satu kelereng dari dalam kantong yang berisi 4 kelereng berwarna hitam, putih, kuning, dan biru, didapatkan hasil sebagai berikut:
- Kelereng hitam 22 kali.
- Kelereng putih 26 kali.
- Kelereng biru 24 kali.
Jika percobaan dilakukan sebanyak 100 kali, tentukan:

a. peluang empirik kejadian terambil kelereng putih,
b. peluang empirik kejadian terambil kelereng kuning, dan
c. peluang empirik kejadian terambil selain kuning.

Jawaban : 

Peluang (probabilitas) empiris dihitung berdasarkan percobaan, dan bukan secara teori.

dari 100 percobaan, didapat pengambilan kelereng 
• hitam = 22 ×
• putih = 26 × 
• biru = 24 ×
• kuning = 100-(22+26+24) = 28 ×

a. peluang empiris putih = 26/100 = 0,26
b. peluang empiris kuning = 28/100 = 0,28

c. peluang empiris selain kuning = 72/100 = 0,72

13. Berapakah perkiraanmu akan muncul mata dadu “3”, saat dilakukan percobaan penggelindingan sebuah dadu sebanyak 360 kali?

Jawaban : Perkiraan = Frekuensi harapan...
A={(3)}
n(A) = 1 
n(S) = 6 ---> Jumlah mata dadu(ruang sample)
n = banyak percobaan = 360

Fh = P(A) x n
     = n(A) / n(S)  x n
     = 1/6 x 360
     = 360/6
     = 60

Jadi perkiraan muncul mata dadu 3 adalah 60 kali

14. Dadu kuning dan biru digelindingkan bersama-sama.

a. Tentukan n(A) untuk A kejadian muncul mata dadu 1 pada dadu kuning dan mata dadu ganjil pada dadu biru.
b. Sebutkan semua titik sampel kejadian jumlah mata dadu kuning dan biru adalah 6.

Jawaban : 2 dadu = 6.6 = 36

a) A = {(1,1);(1,3);(1,5)} ---> n(A) = 3

b) ttk.sampel jumlah = 6 :
{(1,5);(2,4);(3,3);(4,2);(5,1)}

15. Peluang muncul angka atau gambar dari pelemparan sebuah mata uang logam adalah sama.

a. Berapakah frekuensi harapan muncul angka jika uang itu dilempar 100 kali?
b. Berapakah frekuensi harapan muncul angka jika uang itu dilempar 150 kali?

Frekuensi harapan kejadian A yang dilakukan sebanyak N kali percobaan, biasanya dirumuskan dengan Fh(A) = P(A) × N, P(A) = Peluang kejadian A

Jawaban : 

Peluang muncul angka jika dilempar 1 kali = 1/2

a. F harapan jika dilempar 100 kali = 1/2 x 100 = 50

b. F harapan jika dilempar 150 kali = 1/2 x 150 = 75

16. Sebuah kantong berisi kelereng merah dan putih. Jika peluang terambil kelereng merah adalah 3 1 , tentukan:
a. frekuensi harapan terambil kelereng merah dari 30 pengambilan,
b. frekuensi harapan terambil kelereng putih dari 45 pengambilan.

Jawaban : 

a. Frekwensi harapan = 1/3 x 30 = 10
b. peluang putih = 1-1/3 = 2/3
   F. harapan = 2/3 x 45 = 30

17. Dadu hitam dan putih digelindingkan secara bersama-sama 36 kali. Frekuensi harapan muncul mata dadu berjumlah 6 adalah ....

Jawaban : 

berjumlah 6 =(1,5) (2,4) (3,3) (4,2) (5,1)
peluang = 5/36
F. harapan = 5/36 x 36 = 5

18. Jika dua dadu (berbeda warna) dilempar bersamaan, dadu yang muncul jumlahnya 10 atau 3 adalah ....

Jawaban : Itu berati 3/36 + 2/36 = 5/36 (2 atau 3 diapet dari jumlah mata dadu yang muncul) 

19. Tiga uang logam berbeda warna dilempar secara bersamaan sebanyak 64 kali. Frekuensi harapan munculnya 1 sisi gambar dan 2 sisi angka adalah ....

Jawaban : 

N(A) = {(A,A,G) , (A,G,A) , (G,A,A)}
P(A) = n(A) / n(S) = 3 / 8

Fh(A) = P(A) x byk percobaan
         = 3/8 x 64

        = 24 kali

Demikian Kunci Jawaban MATEMATIKA kelas 8 semester 2 Halaman 279 280 281 282 283 semoga bermanfaat untuk para pembaca yang sudah mampir di jawaban buku paket.

kunci jawaban ini ditujukan sebagai bahan referensi dan latihan untuk siswa dirumah yang berasal dari buku siswa Kunci Jawaban MATEMATIKA kelas 8 semester 2 kurikulum 2013 edisi revisi 2017

Pencarian yang paling banyak dicari :

  • Kunci Jawaban Buku Paket Kelas 8
  • Kunci Jawaban Buku Paket halaman 279
  • Kunci Jawaban Buku Paket halaman 280
  • Kunci Jawaban Buku Paket halaman 281
  • Kunci Jawaban Buku Paket halaman 282
  • Kunci Jawaban Buku Paket halaman 283
  • Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 kurikulum 2013
  • Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 semester 2
  • Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 semester 2 kurikulum 2013
  • Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 terbaru
  • Kunci Jawaban Buku Paket Buku Siswa Kelas 8
  • Kunci Jawaban Buku Paket buku siswa
  • Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 buku matematika
  • Kunci Jawaban Buku Paket kelas 8 Ayo Kita Berlatih 10.1