, Pada suatu hari. Reni dan teman-teman sedang bermain petak umpet. Tyna menjadi kucingnya, dan Dimas, Mujizah, Reni, Angga, Deny sembunyi. “1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,” ucap Tyna. Dia menemukan sebuah kantong kecil berwarna biru. Lalu ia membukanya, ternyata isinya sebuah kunci berwarna merah, kuning, hijau, biru, ungu dan jingga, dan juga sebuah kertas yang berisi tulisan, \Jika kamu mau mendapatkan sesuatu yang sangat istimewa kamu harus memegang kunci itu bersama temanmu dan bacalah ini!\, ” Lila, Lila, Lila, bawalah aku ke sana.”, Lalu ia memanggil temannya, setelah semua ada, Tyna menyuruh mereka memegang kunci itu satu persatu dan mengucapkan kalimat itu. Tiba-tiba mereka ada di suatu tempat yang di depan mereka ada dua buah istana yang satu bertuliskan \SUSU\ dan yang satu lagi bertuliskan \PERMEN\. Dimas bertanya kepada Tyna. “Kita di mana, Tyn?”, “Ga tahu,” jawab Tyna., “Menurut aku kita ada di sebuah dunia makanan,” jawab Mujizah., “Aha menurut aku kita ada di dunia susu dan permen,” jawab Reni, Angga, Deny serempak., “Bener juga tuh,” jawab Tyna, Dimas, Mujizah., “Kita masuk aja yu,” kata Reni. “Yuk,” jawab yang lain., Setelah masuk ke dunia susu, mereka menaiki perahu yang terbuat dari susu beku, setelah naik, Dimas terpeleset dan lidahnya menyentuh susu tersebut, Dimas berkata, “Hei!! Ini enak loh coba kalian jilat!” perintah Dimas. Dan mereka pun menjilatnya, “Bener kata Dimas, ini enak,” kata Tyna. “Ih mendingan ngambil susu putih dari kolam ini,” kata Mujizah. “Ah mendingan nanti ngambil susu, permen, dan cokelat kayaknya enak, bener gak?” kata Angga. “Nggaaaaa,” seru mereka sambil tertawa., Setelah lama kemudian mereka menjumpai rumah yang sangat mewah seperti istana yang terbuat dari susu yang dibekukan mereka pun masuk ke dalamnya semua terbuat dari susu. Mereka melihat air mancur yang juga airnya air susu setelah lama mengelilingi istana tersebut mereka berjumpa dengan sang ratu dan sang raja, sang ratu bertanya. “Ada apa kalian di sini?” “Kami sedang berkeliling di sini,” kata Tono., Setelah lama bercakap-cakap, sang ratu merasa terkejut. Mereka meminta izin untuk menginap di sana. Mereka pun diizinkan oleh sang raja. Hari mulai malam mereka disuruh tidur oleh sang ratu. Keesokan harinya mereka pun menjumpai sang ratu dan sang raja, “Ratu, Raja kami izin pulang karena kami takut dimarahi oleh Mama dan Papa,” jelas Tyna. “Iya Ratu kami takut dimarahi Mama dan Papa karena awalnya kami hanya bermain petak umpet di lapangan tempat kami bermain,” jelas Mujizah. “Ya sudah tapi tenang, saat kalian berada di sini waktu di alam kalian akan diberhentikan,” jelas sang ratu. “Baiklah Ratu, sampai jumpa,” kata Tono sambil melambaikan tangannya. Setelah sampai di lapangan mereka pun melanjutkan permainannya.,

soal yang ada di artikel ini sering kita temukan pada tugas buku sekolah yang diberikab oleh bapak/ibu guru. sering kali kita mengingatnya waktu disekolah tetapi setelah di rumah kita lupa mengerjakan karna kesulitan dengan soal-soalnya.

kalau kita kerjakan sendiri sering sekali tidak menemukan jawaban yang tepat. lalu kita mencarinya diinternet sebagai cara cepatnya. nah, jawabanbukupaket.com saat ini membuat jawaban yang lebih ringkas dan mudah dipahami.

kunci jawaban ini dapat dijadikan media referensi dan sumber belajar siswa, guru dan orangtua di rumah yang ikut membantu mengerjaknya. baik langsung saja kita lihat pembahasan soal dan caranya beserta penjelasanya dibawah ini

PERTANYAAN :

Baca cerita fantasi berikut dengan saksama!

Dunia Susu dan Permen

    Pada suatu hari. Reni dan teman-teman sedang bermain petak umpet. Tyna menjadi kucingnya, dan Dimas, Mujizah, Reni, Angga, Deny sembunyi. “1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,” ucap Tyna. Dia menemukan sebuah kantong kecil berwarna biru. Lalu ia membukanya, ternyata isinya sebuah kunci berwarna merah, kuning, hijau, biru, ungu dan jingga, dan juga sebuah kertas yang berisi tulisan, \Jika kamu mau mendapatkan sesuatu yang sangat istimewa kamu harus memegang kunci itu bersama temanmu dan bacalah ini!\

    \Lila, Lila, Lila, bawalah aku ke sana.\

    Lalu ia memanggil temannya, setelah semua ada, Tyna menyuruh mereka memegang kunci itu satu persatu dan mengucapkan kalimat itu. Tiba-tiba mereka ada di suatu tempat yang di depan mereka ada dua buah istana yang satu bertuliskan \SUSU\ dan yang satu lagi bertuliskan \PERMEN\. Dimas bertanya kepada Tyna. “Kita di mana, Tyn?”

Baca Selanjutnya :  Diketahui titik, dan, . Tentukan jarak AB!

    “Ga tahu,” jawab Tyna.

    “Menurut aku kita ada di sebuah dunia makanan,” jawab Mujizah.

    “Aha menurut aku kita ada di dunia susu dan permen,” jawab Reni, Angga, Deny serempak.

    “Bener juga tuh,” jawab Tyna, Dimas, Mujizah.

    “Kita masuk aja yu,” kata Reni. “Yuk,” jawab yang lain.

    Setelah masuk ke dunia susu, mereka menaiki perahu yang terbuat dari susu beku, setelah naik, Dimas terpeleset dan lidahnya menyentuh susu tersebut, Dimas berkata, “Hei!! Ini enak loh coba kalian jilat!” perintah Dimas. Dan mereka pun menjilatnya, “Bener kata Dimas, ini enak,” kata Tyna. “Ih mendingan ngambil susu putih dari kolam ini,” kata Mujizah. “Ah mendingan nanti ngambil susu, permen, dan cokelat kayaknya enak, bener gak?” kata Angga. “Nggaaaaa,” seru mereka sambil tertawa.

    Setelah lama kemudian mereka menjumpai rumah yang sangat mewah seperti istana yang terbuat dari susu yang dibekukan mereka pun masuk ke dalamnya semua terbuat dari susu. Mereka melihat air mancur yang juga airnya air susu setelah lama mengelilingi istana tersebut mereka berjumpa dengan sang ratu dan sang raja, sang ratu bertanya. “Ada apa kalian di sini?” “Kami sedang berkeliling di sini,” kata Tono.

    Setelah lama bercakap-cakap, sang ratu merasa terkejut. Mereka meminta izin untuk menginap di sana. Mereka pun diizinkan oleh sang raja. Hari mulai malam mereka disuruh tidur oleh sang ratu. Keesokan harinya mereka pun menjumpai sang ratu dan sang raja, “Ratu, Raja kami izin pulang karena kami takut dimarahi oleh Mama dan Papa,” jelas Tyna. “Iya Ratu kami takut dimarahi Mama dan Papa karena awalnya kami hanya bermain petak umpet di lapangan tempat kami bermain,” jelas Mujizah. “Ya sudah tapi tenang, saat kalian berada di sini waktu di alam kalian akan diberhentikan,” jelas sang ratu. “Baiklah Ratu, sampai jumpa,” kata Tono sambil melambaikan tangannya. Setelah sampai di lapangan mereka pun melanjutkan permainannya.

Baca Selanjutnya :  Tawuran antarpelajar ini sangatlah menganggu ketertiban dan keamanan lingkungan sekitarnya. Saat ini, tawuran tidak hanya terjadi di sekolah atau lingkungan sekitarnya. Banyak remaja yang melakukan aksi tawuran di jalanan dengan menggunakan alat-alat bantu, seperti senjata tajam. Hal tersebut tentu menimbulkan kerugian karena dapat mengakibatkan jatuhnya korban yang tidak bersalah.

(Sumber: cerpen karangan Amanda Vega yang dimuat di http:jjcerpenmu. comjcerpen-fantasi-fiksijdunia-susu-dan-permen.html dengan pengubahan)space

 

Jawaban

jawaban dari pertanyaan amanat atau pesan yang ingin disampaikan penulis adalah jangan sembarangan mengambil atau membuka barang yang bukan milik kita, karena kita tidak tahu apakah isinya berbahaya atau tidak. Pesan tersebut berupa nasihat.space  


Pembahasan

Teks cerita fantasi adalah teks cerita yang ditulis berdasarkan imajinasi atau khayalan. Peristiwa yang terjadi di dalam teks cerita fantasi tidak nyata atau fiksi. Unsur intrinsik pembangun teks cerita fantasi sebagai berikut:

  1. Tema: tema dalam cerita fantasi berupa magic, supernatural, atau futuristik.
  2. Tokoh dan Penokohan: orang yang terlibat di dalam cerita beserta wataknya masing-masing.
  3. Latar: tempat, waktu, dan suasana terjadi peristiwa dalam cerita.
  4. Alur: urutan peristiwa dalam cerita.
  5. Amanat: pesan yang terkandung dalam cerita.

Berdasarkan kutipan:

Dia menemukan sebuah kantong kecil berwarna biru. Lalu ia membukanya, ternyata isinya sebuah kunci berwarna merah, kuning, hijau, biru, ungu dan jingga, dan juga sebuah kertas yang berisi tulisan, \Jika kamu mau mendapatkan sesuatu yang sangat istimewa kamu harus memegang kunci itu bersama temanmu dan bacalah ini!\

Dapat disimpulkan, amanat atau pesan yang ingin disampaikan penulis adalah jangan sembarangan mengambil atau membuka barang yang bukan milik kita, karena kita tidak tahu apakah isinya berbahaya atau tidak. Pesan tersebut berupa nasihat.

Dengan demikian, jawaban dari pertanyaan amanat atau pesan yang ingin disampaikan penulis adalah jangan sembarangan mengambil atau membuka barang yang bukan milik kita, karena kita tidak tahu apakah isinya berbahaya atau tidak. Pesan tersebut berupa nasihat.space  


Demikian penjelasan yang dapat jawabanbukupaket.com berikan kepada para pembaca dan pengunjung semua. alangkah baiknya siswa, guru, ataupun orangtua mengoreksi ulang jawaban nya. jika dirasa sudah benar siswa menyalin dibuku sekolah, kemudian mengumpulkan tugasnya dengan guru

Baca Selanjutnya :  Apa isi bagian saran dan rekomendasi pada teks ulasan?,

CATATAN :

soal yang berasal dari situs ini bersumber dari berbagai macam buku dan diiternet. admin merangkumnya menjadi satu agar lebih rapih dan enak dibaca. insyallah jawaban ini akurat. semoga bermanfaat dan mendapatkan nilai bagus hehe.

Tinggalkan komentar