, Suatu ketika seekor serigala sedang minum pada sebuah mata air di sisi bukit. Saat ia mengamati sekitarnya, terlihatlah seekor domba yang baru akan minum di bagian mata air yang lebih rendah. Inilah makan soreku, pikirnya. Hanya saja aku perlu alasan untuk menerkamnya. Maka, serigala itu pun berteriak pada si domba., “Hai, berani-beraninya kamu mengeruhkan air yang akan kuminum?”, “Oo tidak, Tuan. Jika air di situ keruh, bukan aku penyebabnya karena air di situlah yang mengalir ke sini ke tempatku.”, “Emm, baiklah. Tapi mengapa kamu memanggil aku dengan panggilan buruk tahun lalu?” kata serigala., “Itu tidak mungkin, Tuan,” jawab si domba, “Umurku baru enam bulan.”, “Aku tak peduli,” sahut serigala, “Jika bukan kamu, pasti ayahmu.”, Sambil berkata begitu serigala menerkam domba itu dan memakannya. Namun sebelum mati domba itu sempat berkata, “setiap pembenaran akan menghasilkan seorang tirani.”, , Di mana cerita tersebut berlangsung?,

soal yang ada di artikel ini sering kita temukan pada tugas buku sekolah yang diberikab oleh bapak/ibu guru. sering kali kita mengingatnya waktu disekolah tetapi setelah di rumah kita lupa mengerjakan karna kesulitan dengan soal-soalnya.

kalau kita kerjakan sendiri sering sekali tidak menemukan jawaban yang tepat. lalu kita mencarinya diinternet sebagai cara cepatnya. nah, jawabanbukupaket.com saat ini membuat jawaban yang lebih ringkas dan mudah dipahami.

kunci jawaban ini dapat dijadikan media referensi dan sumber belajar siswa, guru dan orangtua di rumah yang ikut membantu mengerjaknya. baik langsung saja kita lihat pembahasan soal dan caranya beserta penjelasanya dibawah ini

PERTANYAAN :

Perhatikan teks berikut!

Serigala dan Domba

    Suatu ketika seekor serigala sedang minum pada sebuah mata air di sisi bukit. Saat ia mengamati sekitarnya, terlihatlah seekor domba yang baru akan minum di bagian mata air yang lebih rendah. Inilah makan soreku, pikirnya. Hanya saja aku perlu alasan untuk menerkamnya. Maka, serigala itu pun berteriak pada si domba.

    “Hai, berani-beraninya kamu mengeruhkan air yang akan kuminum?”

    “Oo tidak, Tuan. Jika air di situ keruh, bukan aku penyebabnya karena air di situlah yang mengalir ke sini ke tempatku.”

    “Emm, baiklah. Tapi mengapa kamu memanggil aku dengan panggilan buruk tahun lalu?” kata serigala.

    “Itu tidak mungkin, Tuan,” jawab si domba, “Umurku baru enam bulan.”

    “Aku tak peduli,” sahut serigala, “Jika bukan kamu, pasti ayahmu.”

    Sambil berkata begitu serigala menerkam domba itu dan memakannya. Namun sebelum mati domba itu sempat berkata, “setiap pembenaran akan menghasilkan seorang tirani.”space 

(Sumber: The Wolf and the Lam karya Aesop)

Di mana cerita tersebut berlangsung?space 

Jawaban

cerita tersebut berlangsung di mata air di sisi bukit.space 


Fabel adalah cerita pendek yang menggambarkan watak dan budi pekerti manusia yang diiperankan oleh binatang. Karakter-karakter yang terdapat pada binatang tersebut dianggap mewakili karakter-karakter manusia dan diceritakan mampu berbicara dan bertindak seperti halnya manusia. Fabel diceritakan bukan dengan tujuan menghibur semata, tetapi juga sebagai media pendidikan moral yang di dalamnya terselip nilai luhur, yakni pengenalan tentang budi pekerti.

Unsur intrinsik fabel:

  1. Tema adalah masalah pokok yang menjadi dasar sebuah cerita.
  2. Tokoh adalah para pelaku yang terdapat dalam sebuah cerita.
  3. Penokohan adalah sifat atau watak yang diberikan pengarang kepada para tokoh dalam sebuah cerita. Pembagian tokoh berdasarkan fungsi penampilan tokoh adalah tokoh protagonis, antagonis, dan tetragonis.
  4. Alur/plot adalah rangkaian peristiwa dalam sebuah cerita yang disusun secara kronologis. Pembagian alur adalah alur maju, alur mundur, dan alur maju mundur.
  5. Latar adalah seluruh keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana dalam sebuah cerita.
  6. Amanat/pesan adalah pesan yang terkandung dalam cerita tersebut.

Berdasarkan cerita fabel di atas, kutipan tersebut terjadi di sebuah mata air di sisi bukit. Fabel tersebut mengisahkan seekor serigala yang bertemu dengan seekor domba santapannya. Pada awal cerita, penulis menjelaskan bahwa latar tempat terjadinya peristiwa adalah di sebuah mata air di sisi bukit. Hal ini tampak pada kutipan “Suatu ketika seekor serigala sedang minum pada sebuah mata air di sisi bukit.”

Oleh sebab itu, cerita tersebut berlangsung di mata air di sisi bukit.space 


Demikian penjelasan yang dapat jawabanbukupaket.com berikan kepada para pembaca dan pengunjung semua. alangkah baiknya siswa, guru, ataupun orangtua mengoreksi ulang jawaban nya. jika dirasa sudah benar siswa menyalin dibuku sekolah, kemudian mengumpulkan tugasnya dengan guru

CATATAN :

soal yang berasal dari situs ini bersumber dari berbagai macam buku dan diiternet. admin merangkumnya menjadi satu agar lebih rapih dan enak dibaca. insyallah jawaban ini akurat. semoga bermanfaat dan mendapatkan nilai bagus hehe.